Langsung ke konten utama


Penerapan Rambu, Label Kemasan, Label Transportasi, Warna perpipaan, Papan Informasi dan Label ditempat kerja





NOFOTOMAKNASUMBER
1
Dalam 5R(Ringkas)





Ringkas adalah memisahkan segala sesuatu yang diperlukan dan menyingkirkan yang tidak diperlukan dari tempat kerja. Mengetahui benda mana yang tidak digunakan, mana yang akan disimpan, serta bagaimana cara menyimpannya supaya dapat mudah diakses terbukti sangat berguna bagi perusahaan.
Dalam 5R(Rapi)











Rapi adalah menyimpan barang sesuai dengan tempatnya. Kerapian adalah hal mengenai sebagaimana cepat kita meletakkan barang dan mendapatkannya kembali pada saat diperlukan dengan mudah. Perusahaan tidak boleh asal-asalan dalam memutuskan dimana benda-benda harus diletakkan untuk mempercepat waktu dalam memperoleh
barang tersebut.

Dalam 5R(Resik)






Resik adalah membersihkan tempat/ lingkungan kerja, mesin/ peralatan, dan barang-barang agar tidak terdapat debu, kotoran dan bau. Kebersihan harus dilaksanakan dan dibiasakan oleh setiap orang mulai dari pimpinan hingga pelaksana/ operator yang ada.
Dalam 5R(Rawat)



Rawat adalah mempertahankan hasil yang telah dicapai pada (Ringkas, Rapi, Resik) sebelumnya dengan membakukannya (Standarisasi). Prinsip ini dapat berjalan apabila dilaksanakan oleh semua karyawan yang ada di lingkungan kerja.
Dalam 5R(Rajin)



Rajin adalah terciptanya kebiasaan pribadi karyawan untuk menjaga dan meningkatkan apa yang sudah dicapai. Rajin di tempat kerja berarti pengembangan kebiasaan positif di tempat kerja. Apa yang sudah baik harus selalu dalam keadaan prima setiap saat. Prinsip rajin di tempat kerja adalah “lakukan apa yang harus dilakukan dan jangan melakukan apa yang tidak boleh dilakukan”.
2
Rambu Dalam Tempat Kerja



Sign Exit Door biasanya digunakan di perusahaan, pusat perbelanjaan, pabrik, atau tempat lainnya sebagai tanda pintu keluar bagi karyawan dan tamu atau pengunjung, baik saat situasi nondarurat atau situasi darurat. Saat situasi darurat, sign ‘Exit Door’ bermanfaat untuk mempercepat proses evakuasi serta memberikan rute alternatif bila rute biasa tidak bisa dilewati.
Rambu Dalam Tempat Kerja



Sign ini berfungsi untuk mengingatkan pekerja bahwa bekerja di area listrik bertegangan tinggi bisa sangat berbahaya. Hilang kesadaran, kejang otot, luka bakar, hingga gagal jantung dan kematian bisa dialami pekerja jika tersengat arus listrik bertegangan tinggi ini.
3
Label Dikemasan



Bahan kimia memiliki titik nyala rendah dan mudah menyala/terbakar dengan api bunsen, permukaan metal panas atau loncatan bunga api
Label Dikemasan


Bahan dan formulasi dengan notasi CORROSIVE adalah merusak jaringan hidup. Jika suatu bahan merusak kesehatan dan kulit hewan uji atau sifat ini dapat diprediksi karena karakteristik kimia bahan uji, seperti asam (pH <2) dan basa (pH>11,5), ditandai sebagai bahan korosif.
4
Label Pada Transportasi



Gas yang mudah terbakar dianggap memiliki kisaran tingkat kemudahan untuk terbakar dengan udara pada suhu 20 °C dan 101,3 kPa. Cairan yang mudah terbakar memiliki titik nyala tidak lebih tinggi dari 93 °C. Padatan, yang dapat dengan mudah terpicu api atau menyebabkan pembakaran atau pembakaran berkelanjutan akibat gesekan, juga dikategorikan mudah terbakar.
Label Pada Transportasi



Zat yang dapat menyebabkan kematian atau cedera serius atau membahayakan seseorang jika tertelan, terhirup, atau terkena kulit.
5
Label Warna Pada Perpipaan

Hydrant merupakan sistem untuk perlindungan terhadap kebakaran menggunakan media air, pipa hydrant secara umum hampir mirip dengan sistem pipa air pada rumahan. Sistem ini terdiri dari terhubungnya beberapa elemen diantaranya:
Label Warna Pada Perpipaan


Sistem sirkulasi mungkin terbuka jika pabrik mengandalkan menara pendingin atau kolam pendingin untuk menghilangkan panas, atau tertutup jika pembuangan panas dilakukan dengan kehilangan air pendingin yang menguap.
6
Papan informasi ditempat kerja



Sign ini berperan penting dalam memberikan arahan kepada karyawan, tamu perusahaan, atau masyarakat umum untuk menuju tempat-tempat yang aman (titik kumpul darurat) saat kondisi darurat. Kondisi darurat, meliputi bencana alam, kebakaran, ancaman bom, perampokan dan lain-lain. Biasanya dipasang pada jalur evakuasi yang telah ditentukan tim tanggap darurat.
Papan informasi ditempat kerja


- (helmet sefty) helem pun dengan dari yang paling murah hingga paling mahal tergantung kocek yang akan kita siapkan seperti helem-helem brandit Safety helmet MSA Vguard Standart SNI,warna standart.Helmet Safety merek krishbow.dll
- (glasses) Berguna sebagai pelindung mata saat sedang bekerja. Alat ini melindungi mata dari partikel-partikel kecil, debu, radiasi, atau sinar yang menyilaukan
7
Label ditempat kerja



Saat digunakan untuk tujuan keamanan, tunjukan kehati-hatian. Untuk organisai, digunakan untuk jalur pejalan kaki, jalur kendaraan, lorong, area kerja, dan area penyimpanan.
Label ditempat kerja



Untuk tujuan keamanan, digunakan sebagai indikator bahaya. Untuk tujuan organisasi, digunakan untuk menandai batas area produk cacat atau area material bekas.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makalah Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan DiPerguruan Tinggi

MAKALAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN PENTINGNYA PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DIPERGURUAN TINGGI NAMA                         : AGIL BRIANTORO NPM/KELAS              : 10418277 / 1IB02 UNIVERSITAS GUNADARMA 2019-2020 KATA PENGANTAR Penulis mengucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT, karena atas rahmat, dan karunia-Nya sehingga dapat menyelesaikan .   Assalamualaikum Wr. Wb., Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah swt., yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya, karena penulis telah diberikan kekuatan dan kesabaran sehingga dapat menyelesaikan   makalah ini dengan judul  “Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan di Perguruan Tinggi”. Makalah ini disusun sedemikian rupa untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraa...

Perusahaan yang menerapkan K3

Perusahaan yang menerapkan K3 PT. Petrokimia Gresik Jawa Timur. Pertanyaan Jawab Sejarah Perusahaan PT Petrokimia Gresik merupakan pabrik pupuk terlengkap di Indonesia, yang pada awal berdirinya disebut Proyek Petrokimia Surabaya. Kontrak pembangunannya ditandatangani pada tanggal 10 Agustus 1964, dan mulai berlaku pada tanggal 8 Desember 1964. Proyek ini diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia, HM. Soeharto pada tanggal 10 Juli 1972, yang kemudian tanggal tersebut ditetapkan sebagai hari jadi PT Petrokimia Gresik. PT Petrokimia Gresik saat ini menempati areal lebih dari 450 hektar di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Anak Perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) ini bertransformasi menuju perusahaan Solusi Agroindustri untuk mendukung tercapainya program Ketahanan Pangan Nasional, dan kemajuan dunia pertanian. Bergerak di bidang A. Industri Pupuk B. Industri Pestisida C. Industri Kimia D. Industri Peralatan Pabrik E. Jasa Rancang Ba...

K3 Kelistrikan Di Lingkungan Kampus

K3 Kelistrikan Di Lingkungan Kampus