Langsung ke konten utama

Resume mengenai 



"Pengembangan Multimedia Interaktif pada Mata Pelajaran Dasar

Listrik dan Elektronika Kelas X Teknik Instalasi Tenaga Listrik

di SMK Muhammadiyah 1 Padang"


Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan terhadap proses pembelajaran pada mata pelajaran Dasar Listrik dan Elektronika, permasalahan yang dialami yaitu rendahnya hasil belajar siswa yaitu dapat dilihat pada nilai ulangan harian yang diadakan oleh guru. Media interaktif yang ada pada saat ini belum mampu merangsang siswa untuk belajar secara mandiri dikarenakan media yang digunakan tersebut tidak dilengkapi dengan petunjuk penggunaan media dan latihan yang belum mampu memacu motivasi siswa dalam memahami materi yang terdapat dalam media tersebut dan kurang ketersediaan media pembelajaran pada mata pelajaran Dasar Listrik dan Elektronika merupakan salah satu kendala yang dialami oleh guru dan siswa. Media pembelajaran memiliki fungsi sebagai sarana dalam menyampaikan informasi dari guru menuju siswa. Media interaktif adalah alat perantara atau penghubung berkaitan dengan komputer yang bersifat saling melakukan aksi antar hubungan dan saling aktif.

Media pembelajaran interaktif akan memberikan visualisai langsung terhadap siswa sehingga dapat berinteraksi langsung dengan media tersebut, contohnya media akan memberikan respon benar atau salah kepada siswa saat siswa menjawab soal latihan yang dimuat dalam media. Multimedia interaktif merupakan kolaborasi dari beberapa media, misalnya menggabungkan unsur audio dan visual dalam penyajian yang menimbulkan aksi timbal balik dengan penggunanya. Pada dasarnya, penggunaan komputer dalam menyampaikan bahan pelajaran memungkinkan untuk melibatkan siswa secara aktif serta dapat memperoleh umpan balik secara cepat dan akurat. Multimedia interaktif memberikan tantangan tersendiri kepada siswa, baik berupa latihan maupun evaluasi yang mendorong siswa untuk menyelesaikannya. Karakteristik multimedia pembelajaran interaktif bersifat mandiri, dengan artian dapat memberikan kemudahan dan kelengkapan isi yang ditata secara terstruktur sehingga siswa dapat menggunakan tanpa bimbingan guru. Proses pembelajaran multimedia interaktif memiliki nilai lebih, dibandingkan bahan pembelajaran tercetak biasa karena media ini mampu mengaktifkan siswa untuk belajar dengan motivasi yang tinggi karena keterkaitannya pada sistem multimedia yang mampu menyediakan tampilan teks, gambar, video, sound, dan animasi sehingga dapat difungsikan sebagai suplemen dan komplemen pada proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan multimedia interaktif pada mata pelajaran Dasar Listrik dan Elektronika pada Kompetensi Dasar (KD) menganalisis sifat elemen aktif dan pasif pada rangkaian listrik arus searah kelas X TITL di SMK Muhammadiyah 1 Padang. Metode penelitian dan pengembangan digunakan untuk menghasilkan sebuah produk dan menguji kevalidan produk tersebut.

Metode

Penelitian ini akan mengembangkan multimedia pembelajaran interaktif untuk menunjang proses pembelajaran siswa kelas X Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL) pada mata pelajaran Dasar Listrik dan Elektronika. Subjek penelitian adalah multimedia pembelajaran interaktif, sedangkan siswa kelas X TITL serta guru mata pelajaran Dasar Listrik dan Elektronika sebagai responden. Model pengembangan yang digunakan adalah model 4-D. Tahap uji validasi multimedia interaktif yang dikembangkan bertujuan untuk mengetahui kelayakannya berdasarkan penilaian ahli media dan ahli materi. 

Validitas Produk

Validator tersebut adalah dosen jurusan Teknik Elektro FT UNP serta guru mata pelajaran Dasar Listrik dan Elektronika. Penilaian yang dilakukan validator melalui lembar validasi selanjutnya dianalisis serta mengikuti saran dari validator terhadap multimedia pembelajaran interaktif untuk dijadikan bahan  revisi. Tujuan diadakan validasi pada penelitian ini adalah untuk mendapatkan status valid terhadap penilaian dari para ahli/validator.


V= Ʃs / [n(c-1)


PraktikalitasProduk

Tahap uji pratikalitas dilakukan untuk mengetahui tingkat kepraktisan multimedia pembelajaran interaktif yang telah dihasilkan setelah diuji coba secara terbatas. Praktikalitas Multimedia Pembelajaran Interaktif diperoleh dari pengisian angket yang dilakukan oleh responden yaitu guru mata pelajaran Dasar Listrik dan Elektronika dan siswa kelas X TITL SMK Muhammadiyah 1 Padang.

Data hasil pratikalitas kemudian dianalisis terhadap seluruh aspek dengan menggunakan skala likert. Selanjutnya nilai akhir dihitung dengan menggunakan rumus.

Untuk mengetahui kategori praktikalitas produk yang dihasilkan dapat dilihat pada tabel 2.


Hasil Pembahasan

Materi yang terdapat dalam media interaktif dirancang sesuai dengan materi pelajaran Dasar Listrik dan Elektronika pada kompetensi dasar menganalisis sifat elemen aktif dan pasif rangkaian listrik arus searah dan rangkaian peralih. Tujuan dari penelitian pengembangan multimedia pembelajaran interaktif ini adalah untuk menghasilkan media yang valid dan praktis. Model pengembangan yang digunakan adalah model 4-D yang terdiri dari 4 tahap yaitu define, design, develop, dan dessiminate yang dapat diadaptasikan menjadi pendefinisian, perancangan, pengujian, dan penyebaran. Tahap penyebaran dilakukan apabila multimedia yang dihasilkan telah dikatakan valid dan praktis, maka multimedia interaktif layak disebarkan untuk dijadikan sebagian suplemen dan komplemen oleh siswa dalam proses pembelajaran.

Tujuan validasi yaitu untuk memperoleh multimedia yang valid berdasarkan uji validitas dari penilaian para ahli serta memperoleh kritik dan saran perbaikan untuk kesempurnaan media yang dikembangkan. Uji validitas multimedia pembelajaran interaktif diperoleh hasil sebesar 0,85 dengan kategori valid. Ketiga syarat ini telah ada dalam multimedia pembelajaran interaktif yang dihasilkan sehingga media ini dapat dikatakan media yang valid untuk diuji coba di lapangan. Uji pratikalitas multimedia interaktif diperoleh dari data angket pratikalitas yang dilakukan oleh responden yaitu guru mata pelajaran Dasar Listrik dan Elektronika dan siswa kelas X TITL sebanyak 16 orang.

Hasil pratikalitas oleh guru mata pelajaran dasar listrik dan elektronika diperoleh nilai pratikalitas sebesar 91,6 dengan kategori sangat praktis. Dapat disimpulkan bahwa multimedia interaktif yang dihasilkan praktis digunakan oleh guru dan siswa pada proses pembelajaran dengan memenuhi5 pertimbangan praktikalitas. Mutimedia pembelajaran yang telah memperoleh hasil yang valid dan praktis, selanjutnya dilakukan penyebaran melalui CD interaktif dengan skala kecil kepada guru mata pelajaran Dasar Listrik dan Elektronika sebanyak 1 keping CD dan siswa kelas X TITL sebanyak 16 keping CD. Tahap penyebaran ini bertujuan agar multimedia pembelajaran interaktif yang dihasilkan dapat dijadikan sebagai suplemen dan komplemen bagi siswa dalam proses pembelajaran Dasar Listrik dan Elektronika.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia pembelajaran interaktif yang dihasilkan merupakan media pembelajaran yang valid dan praktis digunakan pada proses pembelajaran Dasar Listrik dan Elektronika kelas X Jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL). Hasil penelitian relevan tersebut menyimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif yang dihasilkan layak digunakan dalam proses pembelajaran karena telah mendapatkan kategori valid dan praktis.

Penutup

Dengan Hasil validasi Multimedia Pembelajaran Interaktif dari tiga validator memperoleh nilai sebesar 0,85 dengan kategori valid.

Untuk Refferensi Jurnal Dapat Didownload DISINI melalui zippyshare 

atau dapat

Reff jurnal : http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jtev/article/view/107717/103018


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makalah Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan DiPerguruan Tinggi

MAKALAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN PENTINGNYA PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DIPERGURUAN TINGGI NAMA                         : AGIL BRIANTORO NPM/KELAS              : 10418277 / 1IB02 UNIVERSITAS GUNADARMA 2019-2020 KATA PENGANTAR Penulis mengucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT, karena atas rahmat, dan karunia-Nya sehingga dapat menyelesaikan .   Assalamualaikum Wr. Wb., Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah swt., yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya, karena penulis telah diberikan kekuatan dan kesabaran sehingga dapat menyelesaikan   makalah ini dengan judul  “Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan di Perguruan Tinggi”. Makalah ini disusun sedemikian rupa untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraa...

Perusahaan yang menerapkan K3

Perusahaan yang menerapkan K3 PT. Petrokimia Gresik Jawa Timur. Pertanyaan Jawab Sejarah Perusahaan PT Petrokimia Gresik merupakan pabrik pupuk terlengkap di Indonesia, yang pada awal berdirinya disebut Proyek Petrokimia Surabaya. Kontrak pembangunannya ditandatangani pada tanggal 10 Agustus 1964, dan mulai berlaku pada tanggal 8 Desember 1964. Proyek ini diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia, HM. Soeharto pada tanggal 10 Juli 1972, yang kemudian tanggal tersebut ditetapkan sebagai hari jadi PT Petrokimia Gresik. PT Petrokimia Gresik saat ini menempati areal lebih dari 450 hektar di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Anak Perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) ini bertransformasi menuju perusahaan Solusi Agroindustri untuk mendukung tercapainya program Ketahanan Pangan Nasional, dan kemajuan dunia pertanian. Bergerak di bidang A. Industri Pupuk B. Industri Pestisida C. Industri Kimia D. Industri Peralatan Pabrik E. Jasa Rancang Ba...

K3 Kelistrikan Di Lingkungan Kampus

K3 Kelistrikan Di Lingkungan Kampus